-->

Berapa Modal Awal Usaha Nasi Goreng ?

Pada artikel sebelumnya, kita telah menganalisa usaha nasi goreng yang ternyata masih memiliki prospek yang menguntungkan. Bagi anda yang akan menerjuni usaha ini, pasti akan dihadapkan pada persoalan modal.

Berapa modal awal buka usaha nasi goreng ?

Jawabannya sangat beragam, tergantung dari model usaha yang akan anda jalankan. Setidaknya, ada tiga model usaha nasi goreng yang banyak dijalankan.

Beberapa model usaha nasi goreng

  1. Nasi goreng gerobak dorong, ini adalah model usaha nasi goreng yang memiliki modal paling ringan karena kita tidak perlu memikirkan sewa tempat.
  2. Nasi goreng warung bongkar pasang, sama halnya seperti yang pertama namun model kedua kita menyediakan spot yang dapat di bongkar pasang untuk makan bagi pembeli. Biasanya ada uang ketertiban umum yang diserahkan ke lembaga terkait namun jumlahnya tidak terlalu besar.
  3. Nasi goreng menetap, model ketiga ini kita tidak perlu repot bongkar pasang karena tempat makan memang sudah dibuat pada tempat khusus. Ini memerlukan biaya sewa bulanan dan modalnya juga cukup tinggi.


Yang paling ringan dan tepat untuk pemula adalah nasi goreng gerobak dorong. Tapi kalau anda ingin memaksimalkan keuntungan, anda bisa memilih model bongkar pasang. Mengapa ? karena pada model ini anda menyediakan spot untuk pembeli yang akan makan langsung di tempat tersebut.

Peralatan yang diperlukan

  • Satu gerobak yang didesain untuk nasi goreng
  • Satu set perlengkapan masak
  • Bahan untuk nasi goreng


Lalu berapa modal yang diperlukan ?


Modal yang diperlukan untuk membuka usaha nasi goreng, harus kita hitung satu persatu. Kami membaginya menjadi dua bagian, yakni modal aset dan modal berjalan. Modal aset adalah modal yang dikeluarkan satu kali saat awal dan modal berjalan adalah modal yang dikeluarkan secara rutin untuk keberlangsungan siklus usaha.

Modal untuk pengadaan aset antara lain ;

  • Satu unit gerobak nasi goreng yang modern @Rp. 2 juta
  • Kompor + Tabung gas @Rp. 300 ribu
  • Satu set perlengkapan masak @Rp. 400 ribu
  • Lampu + aki @Rp. 300 ribu


Modal untuk pengadaan aset kira-kira sebesar 3 juta rupiah.

Sementara untuk pengadaan bahan nasi goreng, anda bisa sesuaikan dengan sisa budget yang anda miliki.

Beberapa bahan untuk nasi goreng antara lain ;

  • Beras 50 Kg @Rp. 600 ribu
  • Telur 2 Kg @Rp. 40 ribu
  • Sayur mayur @Rp. 15 ribu
  • Aneka bumbu @Rp. 20 ribu
  • Kerupuk @Rp. 10 ribu
  • Pembungkus nasi + kantong kresek @Rp. 15 ribu


Modal untuk pengadaan bahan nasi goreng kira-kira 700 ribu. Sehingga apabila ditotalkan, modal untuk membuka usaha nasi goreng dengan gerobak dorong adalah sekitar 3,7 juta rupiah.

Tips Membuat Usaha Nasi Goreng Berkembang


1. Cari tempat strategis untuk menetap

Seperti yang dikatakan diawal, usaha nasi goreng gerobak dorong memiliki modal cukup ringan namun kalau ingin lebih memaksimalkan keuntungan, anda bisa menambahkan spot makan portable (yang bisa dobongkar pasang).

Setelah itu, anda harus mencari tempat yang strategis untuk menetap yang ramai namun persaingan rendah. Anda bisa mencarinya pada alun-alun kota, persimpangan jalan, taman, atau di daerah pemukiman padat.

Perlengkapan untuk spot makan portable, antara lain ;

  • Perlengkapan makan (sendok, garpu, piring) @Rp. 300 ribu
  • Tissue + tusuk gigi @Rp. 5.000
  • Tenda untuk atap @Rp. 200 ribu
  • Meja makan rendah @ Rp. 200 ribu
  • Tikar @Rp. 100 ribu
  • Biaya sewa kavling @Rp. 500 ribu/bulan


Sehingga modal tambahan untuk spot makan portable sekitar Rp. 1.305.000.

2. Lakukan sedikit inovasi

Inovasi ini bisa anda lakukan pada sektor apapun, fungsinya untuk membuat nasi goreng anda beda dari yang lain. Ingat, saat ini penjual nasi goreng sudah menjamur dimana-mana kalau anda tidak memiliki pembeda anda tidak memiliki nilai lebih terhadap yang lain.

Untuk inovasinya, anda bisa selami kreatifitas anda untuk berinovasi pada sektor desain gerobak yang unik dan modern, atau penamaan nasi goreng yang unik, atau penyajian nasi goreng yang beda dari yang lain.

Anda juga bisa berinovasi dengan mengatur tata letak spot makan agar lebih santai dan nyaman, bila perlu tambahkan alunan musik slow untuk mendapatkan kesan santai.

3. Perluas promosi dengan memanfaatkan banyak media

Untuk menjangkau orang lebih jauh, anda bisa manfaatkan media sosial seperti Facebook dan Instagram. Cukup foto tempat usaha nasi goreng anda dengan keunikannya lalu share di sosmed. Maka orang yang melihat postingan anda, bisa penasaran dan mendatangi lokasi anda.

Yang terpenting anda sudah punya pelurunya yang membuat orang tertarik. Peluru yang dimaksud adalah keunikan dari usaha nasi goreng anda.

4. Jangan ragu tambah karyawan dan upgrade gerobak anda

Kalau pembeli sudah makin banyak, anda juga harus mengupgrade usaha anda. Anda bisa ganti gerobak nasi goreng yang lebih besar, memperluas area spot makan hingga menambahkan karyawan baru.

Kesimpulan

Modal awal yang dibutuhkan untuk membuka usaha nasi goreng gerobak dorong itu sekitar 3,7 juta dengan penambahan 1.305.000 kalau ingin menambahkan spot makan portable.

Sekian artikel singkat tentang rincian modal usaha nasi goreng. Semoga bisa menambah wawasan kita semua.